Welcome to Blog's Nurdilamongan.co.cc

Blogroll

Kamis, 16 April 2015

KOMPETENSI DAN KINERJA GURU



KOMPETENSI DAN KINERJA GURU
Oleh Nurdi 

I. KOMPETESI
Permen 16/2007 tetang Standar kualisifikasi akademik dan kopetensi guru
Kompetensi guru meliputi :
  1. kompetensi pedagogik
  2. kompetensi kepribadian
  3. kompetensi sosial
  4. kompetensi profesional

A. Kompetensi Pedagogik meliputi :
  1. penguasaan terhadap karakteristik peserta didik
  2. penguasaan terhadap teori teori pembelajaran dan pengembangan kurikulum terkait materi-materi yang diampuh
  3. penguasaan berkomunikasi dengan peserta didik secara efektif,empatik dan santun
  4. penguasaan melakukan penilaian dan evaluasi
  5. penguasaan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran

B. Kompetensi Kepribadian
  1. mampu bertindak denga norma agama, hukum , sosial dan kebudayaan nasional
  2. mampu tampil sebagai pribadi yang jujur , berakhlak mulia dan teladan bagi siswa
  3. memiliki etos kerja yang tinggi, bertanggungjawab dan bangga menjadi guru
  4. menjunjung kode etik profesi guru
  5. keteladanan
  6. penampilan yang bagus luar dan dalam

C. Kompetensi Sosial
  1. mampu berkomunikasi atas  bawah samping ( contoh SMS Undangan dengan menjawab yang santun . contoh Iya Bapak matur suwun )
  2. bertindak obyektif dan tidak diskriminasi
  3. berkomunikasi efektif , empatik, santun kepada siapapun ( sesama guru, tenaga kerja yang lain serta dengan masyarakat )
  4. beradaptasi ditempat tugas
  5. berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri  dan profesi lain baik lesan , tulisan dan bentuk lain

D. Kompetensi Profesional
1.      mampu menyampaikan pembelajaran denagan baik
2.      mampu menggunkaan multi media  dalam proses pembelajaran
3.      memiliki prinsip prinsip didaktik metodik sebagai ilmu keguruan ( mampu mendiagnosis dengan terapi yang tepat)
4.      Melakukan evaluasi secara teoritik dan praktik ( bis mengukur hasil belajar dengan benar sesuai tujuan  yang ingi di ukur )
5.      menguasai materi dan mampu mengembangkannya
6.      menguasai SK KD mata pelajaran yang diampu
7.      mengembangkan profesinya secara berkelanjutan
8.      mampu mengembangkan TIK ( Teknologi, Informasi, Komunikasi)

 
B. KINERJA GURU
Berdasarkan uraian tentang kompetensi guru, tentu dapat diidentifikasi kinerja idial  seorang guru dalam melaksanakan tugasnya. Jadi kinerja guru dapat dilihat dan diukur berdasarkan spesifikasi kompetensi yang dimiliki oleh setiap guru.
Menurut August W Smith Kinerja adalah hasil dari suatu proses  yang dilakukan manusia. Dari pendapat tadi    bahwa kinerja  merupakan suatu wujud prilaku seseorang  atau organisasi  dengan orientasi pada prestasi. Kinerja seseorang dapat dipengarui oleh beberapa faktor : ability, capacity, held,incentive, environment, dan validity ( Noto Atmojo,1992)
Adapun ukuran kinerja menurut TR Mitchel,1989 dapat dilihat dari 5 hal :
1.      quality of work / kualitas hasil kerja
2.      promptness /ketepatan waktu menyelesaikan pekerjaan
3.      initiative/ prakarsa  dalam menyelesaikan pekerjaan
4.      capability / kemampuan menyelesaikan pekerjaan
  1. comunication / kemapuan membina kerjasama dengan pihak lain
Standar kinerja perlu dirumuskan untuk dijadikan acuan dalam mengadakan penilaian, yaitu membandingkan apa yang dicapai dengan apa yang diharapkan. Standar kinerja juga dapat dijadikan patokan dalam mengadakan pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dilaksanakan. Jadi standar kinerja guru itu sangat erat berhubungan dengan kualitas guru dalam menjalankan tugasnya, misalnya :
1.      bekerja dengan siswa
2.      persiapan dan perencanaan pembelajaran
3.      pendayagunaan media pembelajaran
4.      melibatkan siswa  dalam berbnagai pengalaman belajar
5.      kepemimpinan yang aktig dari guru

Tujuan penilaian Kinerja :
1.      memperoleh data tentang pelaksanaan tugas pokok , fungsi dan tanggungjawab guru dalam melaksanakan tugas
2.      memperoleh data hasil pelaksanaan tugas dan tanggungjawab sebagai guru
3.      menentukan kualitas kinerja guru  sebagai dasar  sebagai dasar dalam promosi dan penghargaan yang diberikan kepadanya
4.      menentukan program peningkatan kemampuan profesional guru  dalam kontek peningkatan mutu pendidikan madrasah
5.      menentukan program umpan balik bagi peningkatan dan pengembangan diri dan karyanya dalam kontek pengembangan karier dan profesinya.

TIPE-TIPE GURU MADRASAH
Type guru dapat dikatagorikan menjadi lima  macam yaitu wajib, sunat, mubah , makruh dan haram :
1. Tipe guru wajib memiliki ciri-ciri :
  • keberadaannya disukai orang
  • keberadannya dibutuhkan orang
  • ketidak adanya membuat orang merasa sangat kehilangan
2. Type guru sunnah
·         kehadirannya  dan keberadannnya menyenangkan
·         ketidak hadirannya tidak dirasakan suatu kehilagan
·         Berprestasi
·         Memiliki etos kerja
·         Kenangannya tidak mendalam
3. type guru mubah
  • Ada atau tidak adanya sama saja
  • Kehadirannya tidak memberi manfaat
  • Kepergiannya orang tidak merasa kehilangan
  • Tidak mempunyai motivasi
  • Asal kerja asal ada
  • Tidak memikirkan kualitas, preastasi , kemajuan , perbaikan dan hal produktif lainnya
4. tipe guru makruh
  • Adanya menimbulkan masalah
  • Tiadanya tidak jadi masalah
  • Bila dikantor mengganggu kinerja dan susasana nyaman
  • Penampilan dan kebersihan terasa mengganggu
  • Kehadirannnya mengundang orang berkomentar karena selalu asal asalan
5. type guru haram
  • Kehadirannya sangat merugikan
  • Ketidak adanya sangat diharapkan
  • Sering menfitnah
  • Mengadu dombah
  • Provokator
  • Penuh pikiran busuk

 Semoga Bermanfaat 



Rabu, 15 April 2015

Latihan soal Pengembangan Sistem Supervisi Pendd. Islam



LATIHAN SOAL
UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN 2014/2015

Program Studi
:
S-3 Manajemen Pendidikan Islam
Nama Mata Kuliah
:
Pengembangan Sistem Supervisi Pendidikan Islam
Jumlah SKS        
Nama       :
3 (Tiga)
 Nurdi  M.Pd
Dosen Pembina
:
Prof. Dr. H. Baharuddin, M.Pd.I
Dr. Hj. Sutiah, M.Pd.




Perhatian:
a.       Bacalah Sumber Secara kritis, analitis, obyektif dan reflektif teoritis
b.       Gunakan kalimat sederhana, singkat, padat, keilmuan dan bermakna
c.       Gunakan sikap patuh pada kode etik keilmuan
d.       Jawablah pertanyaan-pertanyaan dengan uraian yang jelas, benar, dan lengkap dengan didukung pendapat para pakar, perundangundangan, dan atau dalil-dalil al-Quran/ As-Sunnah yang relevan.

1.       Bacalah secara kritis 5 buku tentang Supervisi Pendidikan (4 buku berbahasa Asing (Inggris atau Arab) dan 1 buku berbahasa Indonesia).
a.       Baca secara kritis, ambilah 2-3 bab dari masing-masing isi buku dan ikhtisarkan kemudian buatlah kesimpulan secara menyeluruh (setiap sumber harus di sebutkan dan dlampirkan)
2.       Bacalah secara kritis 3 Jurnal. Ambillah masing-masing 1 isi jurnal yang terkait dengan Supervisi Pendidikan ( dengan ketentuan 2 jurnal penelitian dan 1 artikel, 2berbhs asing, dan 1 bhs indonesia) (setiap sumber harus di sebutkan jelasdan dilampirkan)
a.       Buatlah ikhtisar dan berikan komentar Anda pada setiap jurnal maksimal 1 hal.( judul yang dikhtisarkan dari Jurnal, pengarang, sumber- abstrak- deskrepsi isi- metode penelitian (jika ikhtisar jurnal penelitian) hasil – komentar Anda dari isi jurnal)
b.       Atas dasar ikhtisar isi jurnal tersebut, rumuskan apakah ada implikasi atau pemikiran Anda terhadap model Pengembangan supervisi pendidikan bagi peningkatan mutu kinerja pengawas dalam meningkatkan mutu guru dalam  proses pembelajaran atau kinerja kepala sekolah/Madrasah dalam peningkatan mutu menejemen lembaganya.

3.       Atas dasar berbagai bacaan saudara, Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang jelas, benar, dan lengkap dengan didukung pendapat para pakar, perundangundangan, dan atau dalil-dalil al-Quran/ As-Sunnah yang relevan.
a.       Mata kuliah Pengembangan Sistem Supervisi Pendidikan Islam merupakan bagian penting dari pengembangan dan aplikasi Ilmu Manajemen Pendidikan Islam. Untuk pendalaman pemahaman ilmu ini, jelaskan definisi, dimensi, tujuan, dan fungsi supervise pendidikan! Jelaskan keterkaitan tugas kepemimpinan pendidikan dengan tugas seorang supervisor!
b.       Saat ini pengembangan dan implementasi Ilmu Supervisi sangat terkait dengan pengembangan teknologi. Jelaskan pengertian penggunaan teknologi yang efektif dalam supervise pendidikan! Mengapa aplikasi teknologi di sekolah-sekolah menjadi sangat penting, termasuk di dalam pelaksanaan supervise pendidikan? Mengapa kompetensi supervise dalam mengintegrasikan teknologi menjadi sangat penting dalam rangka membantu penyelesaian tugas guru?
c.       System supervise sangat terkait dengan tugas kepemimpinan. Terkait dengan pernyataan tersebut, jelaskan system kepemimpinan untuk meningkatkan/ memperbaiki prestasi siswa dan mutu pembelajaran! Mengapa efektivitas sistem supervisi sangat terkait dengan database dan prosedur pengambilan keputusan, serta perencanaan administrasi sekolah?
d.       Ilmu Supervisi Pendidikan terus mengalami pengembangan seiring dengan dinamika pengembangan iptek secara global. Jelaskan arah baru pengembangan supervise pendidikan di abad 21! Jelaskan faktor-faktor perubahanpendidikan abad 21 yang sekaligus mendorong pengembangan Ilmu Supervisi Pendidikan! Mengapa arah baru supervise pendidikan harus menyelaraskan dengan perubahan di sekolah/ madrasah?
e.       Jelaskan konsep supervise pendidikan sebagai tindakan moral! Jelaskan prosedur tindakan moral dalam supervise pendidikan! Rumuskan strategi peningkatan moral di sekolah/ madrasah melalui wawasan yang berkelanjutans!
f.        Jelaskan model-model Supervisi Pendidikanyang tepat untuk peningkatan Mutu Pembelajaran dan pengembangan Mutu lembaga pendidikan Islam, (2) jelaskan kerangka teoritik dan prosedurnya, (3) berikan contoh langkah-langkah model dalam penerapanya

4.       Pemerintah telah menetapkan peraturan tentang Tugas Pengawas (PP. No 74 tahun 2008), Standar Kompetensi Pengawas (Permendiknas No 12 tahun 2007), Jabatan Fungsional dan Angka Kriditnya( Permenpan & RB No 21 tahun 2010),  Standar Pengelolaan (PP No 34 tahun 2013 SNP), berdasarkan regulasi kebijakan tersebut di atas,lakukan analisis berikut;
a.        Jelaskan Implikasi dan dampak penerapan kebijakan tersebut terhadap peningkatan kualifikasi dan kinerja pengawas di lembaga pendidikan!
b.       Salah satu bentuk tugas mata kuliah ini Saudara melakukan observasi lapangan terkait kegiatan supervise di sekolah. Jelaskan pelaksanaan supervise yang dilakukan kepala sekolah dan pengawas sekolah berdasarkan hasil observasi Saudara! Identifikasi permasalahan pengembangan kompetensi dan kinerja pengawas pendidikan, lakukan analisis SWOT dan berikan alternatif solusinya!

Cacatan :
2.       Di kumpulkan dalam CD dan printout diketik A-4, satu spasi dengan foot note,  sumber di tulis dalam daftar pustaka dan untuk jurnal dilampirkan
3.       Hasil kerja yang sama melanggar kode etik 

SELAMAT BELAJAR BERPIKIR ILMUAN DAN SUKSES